Rabu, 07 Agustus 2013

Kisah nyata pengorbanan seorang ayah

Ini kisah tentang seorang Ayah yang sangat menyayangi anaknya. Dia bekerja sebagai Bridgemaster (Penjaga jembatan yg dilalui rel kereta api). Sehari-hari dalam pekerjaannya, anaknya selalu menemaninya. Dia suka melihat kereta lewat, mengamati orang -orang didalamnya dan sedikit mengetahui pekerjaan ayahnya.
Pada suatu hari, pria tersebut mendapat perintah untuk mengangkat jembatan untuk memberi lewat sebuah kapal barang. Kemudian pria tersebut pun mendorong tuas untuk mengangkat jembatan tersebut. Jembatan terangkat pelan – pelan dan kapal barang itu pun melewati jembatan secara perlahan. Sementara sebuah kereta yang melaju kencang dan dipenuhi ratusan penumpang terlihat dari kejauhan. Si anak melihat hal itu dan mengira kereta tersebut akan menabrak jembatan jika jembatan tersebut tidak segera diturunkan. Dia kemudian melihat kearah pos kerja ayahnya dan memanggil – manggil. Ayahnya tidak kelihatan. Anak itu tanpa pikir panjang, segera berlari kearah panel kontrol yang berada diruangan mekanisme jembatan bekerja. Dia kemudian membuka pintu palka yg terletak dibawah tanah tsb dan berusaha mendorong tuas dari atas untuk mengubah jalur rel kereta. Tak lama ayahnya kembali ke pos untuk menurunkan jembatan yang ternyata telah menyadari kedatangan kereta tsb dan memandang keluar untuk melihat anaknya. Dia heran melihat anaknya tidak berada ditempat bermainnya dan berusaha mencari keberadaannya sedangkan kereta sudah mendekat. Ketika pria tsb melihat kearah ruang palka, dia melihat anaknya terjatuh ketika hendak mendorong tuas pengendali jalur kereta. Dia kaget seketika dan berteriak2 memanggil anaknya sedangkan kereta sudah melaju mendekati jembatan tsb. Dia menyadari kalau dia menurunkan jembatan tsb, anaknya akan hancur terjepit oleh jembatan itu. Pria itu serba salah, bingung dengan situasinya. Dia meraung2 memanggil anaknya tapi tak kuasa meninggalkan posnya sedangkan kereta sudah mendekat dalam hitungan detik. Dia kemudian memegang tuas dan melihat kearah kereta sambil menangis.
Dalam kebingungan, antara dia menarik tuas untuk menurunkan jembatan tsb dan menyelamatkan orang banyak dengan mengorbankan anak yang sangat dicintainya, ataukah dia akan membiarkan kereta yang ditumpangi ratusan orang itu menabrak jembatan dan menyelamatkan anak satu-satunya.
Dengan air mata bercucuran, akhirnya dia menarik tuas menurunkan jembatan. Kereta dengan ratusan orang yang menumpang didalamnya selamat. Di lain sisi anak yang dikasihinya meninggal terjepit jembatan. Tak ada seorangpun dikereta tsb yg menyadari atau melihat pengorbanan sang ayah.
Cerita ini merupakan kisah nyata berasal dari Cekoslowakia. Kisah yang pasti sulit dihadapi oleh siapapun yang mengalaminya. Pengorbanan yang luar biasa dari sang ayah, yang mengesampingkan keegoisannya untuk menyelamatkan orang banyak. Biarpun dengan hancur hati, ia kehilangan anaknya yang tunggal.